Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk Januari, 2009

Absurditas; Sebuah Kekayaan

Kita ternyata diikat oleh sebuah ikatan yang mempersatukan tubuh-tubuh kita dalam satu kesatuan aturan. Setiap komunitas atau kelompok sosial, sekecil apapun, memiliki aturan. Terdengar klise memang, tapi faktanya—yang ternyata tak mudah diurai dalam bahasa sederhana—menidurkan kita. Menidurkan dalam pengertian membuat kita tak sadar menjalani sebuah aktivitas motorik yang absurd. Absurd dalam pemahaman yang dijalani dan [...]

Untuk mentranslate bahasa

CANANG

Tak kukira engkaulah daun yang terjatuh lembut di peluk sungai Akulah anak kecil yang mendorongmu dengan sengaja, Lalu aku menjatuhkan diriku ke sungai “Dubyarr!” kelopak air menjelma udara, Terbang si awan dikejar angin Awan terkejar air pun jatuh Hujan menyirami kami yang bermandian di sungai Tak hirau buaya, tak hirau tambun, tak hirau dingin Tak [...]

Untuk mentranslate bahasa

melukis itu menulis

melukis itu menulis. demikan kata a.d. pirous dalam bukunya yang berjudul demikian. ini(menulis dan melukis) adalah sebuah proses yang bagi pirous sama nilainya. setidaknya a.d. pirous yang mantan seorang guru besar di itb, memang tak pernah berhenti melakukan keduanya. ia adalah seorang yang hyper-kreatif sehingga ketika telah selesai melukis ia tak mampu meninggalkan dirinya yang [...]

Untuk mentranslate bahasa

Hari sabtu, tanggal 26 April 2008, saat shalat Maghrib ayah meninggal dunia. Dua hari kemudian, saat tahlilan hari kedua, paman Muis menyusul ayah. Mereka berdua meninggalkan dunia fana ini dengan kedamaian islami; wajah ayah seakan orang yang tidur, dan paman Muis begitu ‘cepat’ sehingga mengagetkan siapa saja yang dekat dengannya.

Untuk mentranslate bahasa

SEDINGIN ANGIN MALAM

Sedingin angin malam Setinggi langit dan harapan Jejakku jejak rompal Menjejak lalu terjengkal Jur-malam, jur-siang Hari-hari datang lalu pulang Maka, lihatlah lagi Betapa air telah naik ke kaki kita Sungai-sungai telah lelah menampung sampah dan rumah-rumah; besok, ingatlah mungkin sungai akan naik ke badan kita lalu kepala kita lalu ke dalam tubuh kita lalu kita [...]

Untuk mentranslate bahasa

Bisu

Menahan letih dan dingin Bersidekap memeluk diri Mengunci dingin di ulu hati Nop’08

Untuk mentranslate bahasa

pertanyaan yang memukul saya

jika berbicara seni lukis, seringkali saya merasa dipukul oleh sebuah pertanyaan dari kawan-kawan yang awam terhadap seni lukis. “apakah aliran seni lukis ini?” sambil telunjuknya mengarah ke sebuah lukisan–entah lukisan saya atau lukisan orang lain. apakah alirannya? pertanyaan yang tak mudah dijawab, karena untuk itu saya harus berbicara panjang lebar–seakan-akan saya pintar, dan inilah celakanya, [...]

Untuk mentranslate bahasa

Secangkir Teh untuk Suami

media: cat minyak/ kanvas ukuran: 60×90 cm tahun pembuatan: 2006 secangkir teh hangat untuk suami, adalah lukisan yang saya buat sekitar tahun 2006, di mana saya lama sekali tak melukis setelah keluar dari jogja. dulu waktu di jogja dan masih kuliah di isi, saya melukis dalam bentuk-bentuk yang lebih absurd lagi (nanti jika dapat akan [...]

Untuk mentranslate bahasa

Keberpihakan pada Hal yang Ruwet

Siapakah orangnya yang mau hidupnya menjadi ruwet dan rumit? Tentu tak ada. Tapi jika kita pandangi hidup kita beserta orang-orang di sekeliling kita, ternyata kita dapati hidup kita berada dalam satu lingkaran yang tidak logis. Ya, jika kita memandangnya dengan semacam kaca mata yang jernih—lepas dari keberpihakan kita pada hidup yang obsesif. Hidup yang mendorong [...]

Untuk mentranslate bahasa

RADIN PANGANTIN* DI HADAPANMU

Maka, Ibu: Kuingat lagi jejakmu yang tersipu Di bekasnya aku menunggu, Sungguh bunga-bunga bermekaran Di sana; Kuingat lagi buaianmu yang rindang Di masa kecil ditimang-timang Dan benar, tumbuh aku dan berkembang Terbang dianginkan kasihmu. Maka, jika hari ini aku Bagai radin pangantin Yang melupakanmu, sungguh Ampuni aku! Di matamu, Di senyummu aku hanya debu Tersapu [...]

Untuk mentranslate bahasa

Tulisan yang Lebih Tua »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.