Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk Juni, 2009

beberapa waktu yang lalu (16-18/6/09) saya, dan seorang kawan dari jogja, jalan-jalan ke hulu sungai, tepatnya kabupaten hulu sungai selatan, kalimantan selatan. menjelang sore kami berangkat dengan blazer tua saya. sampai di kota kandangan–ibukota hulu sungai selatan, seketika azan maghrib menggema. kami menginap di rumah salah seorang tokoh budaya di kota itu, yang telah kami [...]

Untuk mentranslate bahasa

puisi-puisi

HIKAYAT PENGAYUH PERAHU 1 Subhanallah! Berkilauan cahaya dari lembah itu Yang memancar dari balik pegunungan meratus yang meliku Sungai-sungai berkelok menyapu pasir Yang terus naik ke hulu, lalu luruh kembali lewat tanganmu Ribuan bakau menjagamu Memagar atas gelombang yang bisa saja naik ke rumahmu Ulin-ulin raksasa tiang tegak memaku jantungmu Jangan habis kau tebangi—nanti hilanglah [...]

Untuk mentranslate bahasa

undangan bedah buku

Mengundang semua pecinta karya sastra, terutama yang berdomisili di banjarmasin dan sekitarnya, untuk berhadir pada acara Launching dan Bedah Buku Angin Besar Menggerus Ladang-ladang Kami, pada: Hari/ Tanggal  : Selasa/ 16 Juni 2009 Waktu                 : Pukul 09.00 Wita – selesai Tempat              : Perpustakaan Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin, Lantai 3 Pembicara        : -Raudal Tanjung Banua [...]

Untuk mentranslate bahasa

CERMIN KERUH KOLEKTIFITAS KITA Oleh: Raudal Tanjung Banua Kegembiraan utama mengiringi terbitnya buku cerpen Hajriansyah, Angin Besar Menggerus Ladang-ladang Kami (Framepublishing, 2009) bagi saya adalah munculnya cerpen-cerpen yang artikulatif di ranah sastra mutakhir kita. Di tengah kecenderungan cerpen Indonesia yang mulai bertele-tele dengan hasrat eksplorasinya, dramatik yang dibuat-buat atas nama eksprimentasi dan bahasa yang diindah-indahkan [...]

Untuk mentranslate bahasa

Lupa

Aku lupa ada banyak kejadian yang berangkai dalam hidupku, sehingga aku sampai di hari ini; dan bagian-bagian itu yang tersimpan rapi di kotak ingatanku bertumpuk sedemikian rupa sehingga bagiku bagus melihatnya tersusun rapi begitu saja. Kotak ini yang nampak usang dari luarnya benar-benar membuatku malas memerhatikannya, hingga di suatu hari aku merasa ada yang hilang [...]

Untuk mentranslate bahasa

rabu (3/6/2009) saya bersama istri dan seorang teman berangkat ke palangkaraya (ibu kota kalimantan tengah). perjalanan ini mulanya diniati untuk melihat salah satu peninggalan almarhum ayah: sebidang tanah yang belum pernah kami lihat, kecuali surat keterangan kepemilikan dan sebuah kwitansi pembeliannya. kami berangkat sekitar jam 13.30 wita dan sampai di palangkaraya jam 16.30 wib (kalsel [...]

Untuk mentranslate bahasa

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.