1
Menulis seperti membadai saja aku tak mengerti meski kusebut pula nama yang tak kukehendaki tapi kau begitu mengekorku aku jadi kikuk tersudut di pojok waktu meringkuk bagai musang terpanah rembulan, yang kau dengar hanya dengus napasku meski kau tak jua tahu betapa semua itu mencair bagai es di mulutku bersama tanggalnya gigi depanku yang menggangggu.
Mendengarmu [...]
Arsip untuk Juli, 2009
Episode kita
Diposkan dalam Puisi pada Juli 29, 2009 | 6 Komentar »
puisi (juli)
Diposkan dalam Puisi pada Juli 18, 2009 | 5 Komentar »
HAMPA
Semuanya bersisa batu
Bahkan di ujung mimpimu
semuanya tinggal batu
Lalu kita bermimpi
mengangkat kembali batu fana itu
Lalu, kehampaan bagaimana lagi
yang kita harapkan
Mengunjungi makammu, semuanya hilang
Lesap ke dalam batu:
Dan mimpimu, yang kau besar-besarkan itu,
nyatanya cuma batu!
ke jogja, mengajak naga pulang kandangnya
Diposkan dalam Perjalanan pada Juli 18, 2009 | 5 Komentar »
beberapa hari ini (12-17/07/09) aku di jogja! awalnya, mengajak naga pulang ke kandangnya. kemudian, bersilaturrahmi dengan kawan-kawan yang lama tak bertemu, sekalian ngoyak-ngoyake pameran lukisan angkatan ‘99.
setiap ke jogja–setelah tahun 2003–bagiku, samadengan pulang kampung; dan kali ini sekalian mengajak anakku hayyun tahura (dulunya bernama naga putra angin) menapaktilasi kenangan masa kecilnya, yang mungkin dilupakannya, terpendam [...]
pulang
Diposkan dalam Tak Berkategori pada Juli 18, 2009 | 3 Komentar »
akhirnya kembali ke rumah! seminggu menghilang!
Maka Janganlah Lari
Diposkan dalam Esai pada Juli 3, 2009 | 8 Komentar »
Ada satu peristiwa yang seringkali memancing emosi kita. Saat di mana kita sebagai manusia dihadapkan pada rasa takut yang bersifat personal. Dalam banyak kesempatan kita seringkali tak peduli pada rasa takut, karena keadaan sosial yang membuat kita merasa aman; dikelilingi keluarga, teman, pendukung, dan orang yang kita percayai. Dalam banyak kesempatan kita sering menghindar [...]