#1
Wajahnya masih saja membayang
Keindahan memang tak mudah hilang
Baju hijau dan celana coklat
Muka sedikit berjerawat
Aku tak paham siapa membuang kenangan
Siapa membuang penuh kesia-siaan
Siapa terkurung di keremangan
Siapa mencari lalu salah berjalan
“Padahal di hati
Kita tetap manusia, bukan?”
“Apakah pernah, kita
Menjadi selain manusia?”
“Hanya saja mereka memandangku
Sebagai hewan yang dimanfaatkan.”
Aku tak paham siapa membuang kenangan
Padahal langit masih sama terang.
Arsip untuk Agustus, 2009
Sajak Buaya-Buaya
Diposkan dalam Puisi pada Agustus 29, 2009 | 6 Komentar »
antara bakau, perahu, dan tembakau; perjalanan sepanjang pesisir madura
Diposkan dalam Perjalanan pada Agustus 18, 2009 | 4 Komentar »
jumat (10/7/09), sejak pukul 07.30 wib kami mulai menyisir jawa bagian timur (surabaya) sampai ke ujung madura, (kabupaten) sumenep. perjalanan ini terencana begitu saja saat di atas pesawat yang kutumpangi dari banjarmasin menuju surabaya (sehari sebelumnya) melintasi laut, menampakkan pesisir yang indah dari balik awan yang bergeseran. tiba-tiba saja saya ingin ke madura, kampung halaman [...]
sunnatullah
Diposkan dalam Tak Berkategori pada Agustus 9, 2009 | 5 Komentar »
selalu ada kelahiran, kemudian kehidupan, kemudian kematian…
selamat jalan Razaan Aiman Tisan, titip salam om pada Sang Maha Rahman.
kawan, sabar lah..
bangka, cina, dan batu besar memikat mata
Diposkan dalam Perjalanan pada Agustus 7, 2009 | 6 Komentar »
akhirnya, kali ini (30/07/09-2/08/09) saya berkesempatan menginjakkan kaki ke tanah sumatera, tepatnya di kepulauan bangka-belitung–lebih mudah dan lumrahnya disebut babel. ini kesempatan pertama saya, sehingga saat masih di atas pesawat saya berusaha untuk benar-benar memerhatikan pulau (kepulauan) ini sekhusuknya. di pesawat saya duduk jauh dari jendela, sehingga saya harus menyondongkan badan untuk keinginan saya yang [...]