marc chagall lahir hampir setengah abad sesudah rousseau (henri rousseau), namun karya-karyanya telah membuat dampak bagi periode akhir lukisan rousseau yang berpengaruh.
chagall lahir di vitebsk, rusia, pada tahun 1887 dari keluarga yahudi yang miskin. ayahnya, seorang sederhana dan dikenal baik hati, bekerja di depot ikan haring. ibunya, seorang ibu rumah tangga dengan 10 orang anak–delapan perempuan dan dua laki-laki–membuka usaha warung makan kecil. dalam bukunya, my life , chagall menulis tentang rumahnya yang selalu ramai dengan saudara-saudaranya, dan tentang paman-pamannya yang eksentrik: neuch, yang membawa lembunya sambil bermain biola, dan zussy, seorang penata rambut yang mengkriting jambangnya. ia juga bercerita tentang rumah kakeknya yang penuh dengan binatang peliharaan; semua ini adalah tema yang memberi inspirasi atas karya-karya awalnya.
seorang pelukis potret terkenal di kotanya, pen, tertarik akan bakatnya dan menjadikannya murid. angkutan sungai, rumah-rumah dusun, dan kegiatan di seputar bukit menjadi obyek lukisannya atas asuhan pen. dari sini ia berharap dapat melanjutkan studinya, dan pergi ke st. petersburg. ia gagal dalam ujian masuk sekolah seni dan kerajinan, tapi diterima di lembaga perlindungan seni–di mana ia mendapat beasiswa 10 rubel perbulan; namun ia merasa tak mendapat apa-apa di sana.
sampai ia masuk ke sebuah sanggar yang dikelola leon bakst–seorang penata panggung (teater) dan juga pelukis yang terpengaruh seni-seni modern dari perancis–ia merasa menemukan karakternya di sana; warna-warna kusam yang berat serta garis-garis yang terdistorsi menjadikan lukisan-lukisannya bercorak fauvistik kental.


chagall banyak melakukan observasi langsung terhadap obyek lukisannya, terutama yang menyangkut kelahiran, perkawinan, dan kematian. karena rajin berobservasi inilah ia bertemu gadis yang sangat intuitif, yang kelak menjadi istrinya, bella, model yang membakar semangat berkaryanya. salah satu lukisannya yang menggambarkan bella adalah potret dengan sarung tangan hitam.
perkenalannya dengan seorang pejabat di douma yang tertarik akan lukisannya, winawer, memungkinnya pergi ke paris pada tahun 1910. di sana, ia kost di la ruche, dan bersahabat dengan penyair-penyair seperti blaise cendrars, max jacob dan apollinaire; dan juga pelukis la fresnaye, delaunay, serta modigliani. ini adalah masa-masa produktif, di mana energinya menggelembung seperti balon. ia mengawinkan corak fauvistiknya dengan kubistik yang dipelajarinya dari teman-teman barunya, namun tetap berkarakter: lukisan-lukisannya aneh dan puitik.
pamerannya di berlin, di der steirm gallery, pada tahun 1914 membawa dampak yang kuat bagi pelukis-pelukis ekspresionis jerman, sepanjang perang dunia I. perang, kemudian, menyebabkan chagall kembali ke rusia. di st. petersburg ia menikahi bella pada tahun 1915.
penugasannya di unit penyamaran selama perang memberikannya kesadaran akan kehidupan, dan ini berpengaruh atas karya-karyanya kemudian, yang dalam dan esensial.
ketika terjadi revolusi rusia, seperti halnya malevich dan pelukis-pelukis garda depan yang lain, ia ditunjuk sebagai komisaris di departemen seni untuk wilayah vitebsk. rejim yang baru sangat mendukung akan perkembangan seni modern di rusia. chagall dan kawan-kawan mendirikan akademi seni, namun kemudian mengundurkan diri karena perseteruannya dengan malevich, yang dianggapnya tidak liberal. ia kemudian bergabung dengan granowsky, direktur yiddish teater yang menugaskannya untuk melukis dinding-dinding dan layar teater, juga mendisain kostum dan dekorasi. chagall memberikan sentuhan yang lain untuk itu, di mana penonton mendapatkan teror secara kejiwaan; inipun kemudian berpengaruh atas lukisan-lukisannya.



pada tahun 1922, chagall memutuskan kembali pergi ke perancis, di mana ia banyak menghasilkan karya etsa–antara lain untuk ilustrasi buku dongeng la fontaine dengan 100 karya etsa, untuk kematian jiwa oleh gogol 85 karya etsa, dll.
di tahun 1931 ia diundang dalam pembukaan museum tel aviv, dan ini memungkinkannya rekreasi ke palestina dan syria. kemudian, atas permintaan vollard ia membuat ilustrasi atas perjalanannya itu.
tahun 1941, ketika perang dunia II terjadi ia pergi ke amerika atas undangan museum seni modern, new york. peristiwa tragis terjadi di sini; bella, yang dicintainya, meninggal secara mendadak pada tahun 1944. peristiwa sedih ini membuatnya “bernostalgia” dalam lukisannya. tinggal dengan anak perempuannya satu-satunya, ida, ia kemudian berjumpa dengan virginia yang kemudian hamil dan melahirkan anak laki-lakinya: david.
pada tahun 1945 ia mengerjakan kostum dan panggung pada pertunjukan ballet stravinsky, dalam firebird. dan, tahun 1947 ia memutuskan untuk kembali lagi ke prancis; kemudian menetap di vence di cote d’azur pada tahun1949, sampai akhirnya meninggal pada tahun 1985.
di tahun 1941, andre breton dalam penelitiannya terhadap tokoh-tokoh surrealisme mencatat, chagall sebagai pelukis yang telah mengatasi rintangan-rintangan kestrukturan dan hukum-hukum fisik. chagall adalah individu yang unik dengan prestasi karya yang merefleksikan perkembangan lukisan modern, dengan keyakinan rasa dia telah melibatkan dirinya secara fisik dan kejiwaan ke dalam problematika zaman, dan memberikan jawaban atas permasalahan itu.
sumber:
- arnasson, h.h.; a history of modern art, 30 blossombury, london
- hazan, fernad: a dictionary of modern painting, paris, 1956
*tulisan ini adalah penulisan ulang dari tugas paper saya yang berjudul sama, sewaktu di isi yk, 2001. gambar-gambarnya adalah hasil penelusuran di google dari banyak sumber. di indonesia sendiri motif-motif chagall banyak/ dapat ditemui pada lukisan-lukisan pelukis indonesia semacam ugo untoro, nasirun, entang wiharso, dll.
ijinkan amankan pertamaxxx
sipp bos otobiografinya
“seniman mencintai orang yang mencintai seniman”
sip, amankan saja mbah. otobiografi? saya tidak sedang menulis ttg diri saya lo mbah, di tulisan marc chagall ini.
ya, berarti simbah juga seniman (nampaknya), buktinya rupa mbah ra karu-karuan, hehehhe…
salam, mbah.
adanya kesamaan antara lahirnya puisi dengan lahirnya suatu lukisan ….
yup!
Assalaamu’alaikum
Terima kasih kerana menunaikan permintaan saya… Alhamdulillah kepedulian itu menjadikan kita manusia yang sentiasa perihatin terhadap nasib yang bakal menimpa seseorang…. he..he…
Secara jujurnya… saya pusing membaca tulisan saudara di atas, aahh.. ternyata saya belum sampai ke tahap memahami perasaan seorang seniman dalam melahirkan apa yang ada di relung hatinya yang dalam.
Mudahan kefahaman tersebut akan datang secara perlahan suatu hari nanti. Apakah dunia kita berbeza hanya kerana tidak memahami apa yang disampaikan ya…
Saya suka lukisan-lukisannya… dulu saya kerap ke Balai Seni Lukis Negara dan mendapati banyak lukisan di atas dipamerkan. ia membuat saya bungkam untuk menilai seni dan mesej yang hendak disampaikan. unik dan menariknya, lukisan itu seperti contengan santai sahaja lalu menghasilkan seni yang berbeza. Tahniah atas talent yang dikurniakan Allah swt dan ternyata sahabat amat menghargai kurnia itu. Salam mesra.
di balai seni lukis negara malaysia ada lukisan chagall, ya? saya sendiri belum pernah melihat secara langsung lukisan chagall, kecuali dari buku-buku seni rupa.
tentang lukisan, seringkali kita tak perlu paham akan mesej yg hdk disampaikan seniman. hanya saja, pengalaman seseorang tentang elemen2 rupa, semacam garis dan warna, akan membimbingnya dalam menikmati sebuah lukisan–terlepas senang atau tidak senangnya. tapi, saya pikir bahasa rupa, garis dan warna dll, itu bersifat universal sehingga tentu ada hal2 yg dapat dinikmati darinya. adapun mesej adalah hal yg ditambahkan kemudian, tergantung kepentingan si seniman atau kritikus atau pemilik galeri atau museum atau si penikmat sendiri.
kurang lebih demikian. salam hangat dari saya.
maksud mbah tu otobiografi si marc chagall bos kan nulis panjang lebar mulai dari lahirnya kan bos
yup mbah dulu c seniman juga tapi seniman kan rata2 g diterima am publik…….. mbah c cuma pengamen lagu2 gothic n lagu2 model kejawen kaya sujiwo tejo……….
salam
setahu saya tulisan tentang (sejarah) hidup seseorang tu namanya biografi, mbah. kalo ditulis oleh si pelakunya sendiri namanya otobiografi, kalo ditulis oleh orang (penulis) lain namanya biografi saja. atau mungkin saya yang salah.
wow, sujiwo tejo! ra koyo permadi po? ato (ki) slamet gundono? hehehe….
salam
kunjungan perdana nich
salam persahabatan
salam hangat selalu
Sahabat,
Saya awam tentang karya marc chagall.
Tapi setidaknya setelah membaca biografinya dari sahabat saya ini, mulai ada gambaran.
Terimakasih kawan.
ya, selebihnya cari aja lukisan-lukisannya di google. sama2.
blue senang kesini karena banyak art yang terpampang sangat maniz
selamat malam
salam hangat selalu
salam hangat dari banjarmasin
mas hajri tak hanya piawai menulis dan melukis, tetapi juga menulis (tentang) pelukis. wah. ketertarikan mas hajri akan seni kentara sekali.
saya menikmati lukisan-lukisan yang kaya warna, apa pun alirannya. persis seperti karya-karya mas hajri yang beberapa di antaranya pernah diekspos di blog ini.
trims, bu