Feeds:
Pos
Komentar

Archive for November, 2009

M. IFANSYAH

m. ifansyah lahir di barabai, kalimantan selatan, pada tahun 1958, dan meninggal di yogyakarta 10 januari 2004. pameran lukisannya di museum beteng vredeburg yogyakarta pada januari 2005 mungkin adalah pameran tunggalnya yang pertama, dan pastinya, yang terakhir kali baginya.

tidak seperti halnya pelukis-pelukis ternama lainnya, ifansyah adalah pelukis yang jarang sekali berpameran, apalagi tunggal, padahal lukisannya sangat diminati kolektor, dan sangat ingin dilihat, karena kualitasnya yang jarang tertandingi–bahkan mungkin tak tertandingi. lukisannya tidak terlalu banyak, secara kuantitas, jika dibandingkan dengan pelukis-pelukis lain yang diminati. hal ini bukan dikarenakan ia kurang produktif dalam melukis, melainkan karena ia melukis dalam waktu yang sangat lama. setahu saya, yang beberapa kali berkunjung ke rumah sekaligus studio lukisnya di ngasem, yogyakarta, (lebih…)

Iklan

Read Full Post »

Masalah

Ada saja masalah yang datang seperti hujan. Basah tubuh beserta pakaian yang kita kenakan seluruhnya. Terliputi masalah (dalam hal ini basah, dalam hal lain bisa apa saja) membuat kita tak berjarak dengan air; maka yang terpikir kemudian adalah mengatasi air yang membasahi tubuh dan pakaian.

 

Ketika masalah datang untuk pertama kalinya, kita mungkin tak menyadarinya; dan kita menyebutnya akar masalah. Ia datang dalam rentetan yang kemudian akan panjang, yang pada akhirnya mengusik kesadaran kita, utamanya saat kita sudah tak lagi kuat menampungnya. (lebih…)

Read Full Post »

MENUNGGU

 

Sebotol teh dan anakku di depannya

Menunggu seperti halnya kami bermain bola

: takberkesudahan, labil dan hampa

 

Suara besi menopang kekosongan

Kekosongan tak bergerak

Menunggu segalanya berakhir, seperti

Halnya meja yang di atasnya masih buku yang sama

Teh botol yang sama, asbak yang sama

Dan rokok, sebungkus rokok

Bersisa dua batang yang hambar (lebih…)

Read Full Post »

Sudah sedekat ini tahun 2009 akan berujung, belum ada kabar juga kejelasan penyelenggaraan event sastra tahunan, yang kini memasuki penyelenggaraan keenam, ini akan dilaksanakan. Belum adanya pengumpulan karya (jika akan dicetak buku kumpulan karya sastra Sastrawan Kalsel, sebagaimana lazimnya), plus yang terpenting undangan untuk Sastrawan Kalsel yang lazimnya sudah beredar sebulan (kurang-lebih) sebelumnya, makin menjadikan kekhawatiran event aruh ini akan “gagal” diselenggarakan di Kabupaten Batola, sebagaimana yang direkomendasikan pada Aruh Sastra Kalsel V di Balangan tahun 2008 tadi. (lebih…)

Read Full Post »