Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Maret, 2012

Catatan: Hajriansyah

I

Persoalan kebangsaan (nasionalisme) tidak harus selalu dibicarakan dalam “pembacaan” yang terikat pada mainstream. Sama halnya seperti ketika Gus Dur menyarankan Sejarah Indonesia tidak harus selalu mengacu kepada sejarah tertulis, yang entah terinspirasi atau malah ditulis, oleh para orientalis, entah Belanda, Inggris, ataupun Amerika. Sejarah Indonesia, setidaknya menurut Gus Dur, bisa ditelusuri lewat cerita rakyat yang berbasis pada sastra lisan, entah sekadar dongeng, mitos, atau legenda, yang terus diturunkan dari penutur lisan kepada para pewarisnya. Begitu pula (pe)rasa(an) kebangsaan, tidak harus diidentikkan dengan para tokoh, para nasionalis, yang ceritanya terus direproduksi, atau para penulis yang dengan bersemangat mengharap kita kembali ke jantung Indonesia raya itu (lebih…)

Iklan

Read Full Post »